-->

MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF

MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF

MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF

A. Pengertian Model Pembelajaran Induktif


Model Pembelajaran  Induktif merupakan model kelompok dalam memproses informasi. Tujuan utama dari model pembelajaran induktif adalah mendorong siswa dalam membangun, menguji, dan menggunakan kategori-kategori untuk mengorganisasi pemikiran mereka tentang materi atau topik yang sedang dipelajari.

Model pembelajaran induktif merupakan salah satu strategi ampuh dalam membantu siswa belajar bagaimana mengkonstruksi pengetahuan. Model ini secara langsung fokus pada kapabilitas intelektual dan ditujukan untuk membantu siswa dalam menguasai sejumlah besar informasi. Dalam pembelajaran sering kali siswa minta  untuk memilah dan mengklasifikasi data. Akan tetapi dalam banyak kasus proses pemilahan ini dipandang sudah cukup dan tidak perlu dikembangkan lagi. 

Model pembelajaran induktif memungkinkan siswa untuk memahami beragam variasi cara klasifikasi secara terstruktur untuk mencakup beragam teknik pembelajaran dalam satu metode. Tanpa adanya kesempatan untuk mengklasifikasi kembali atau melakukan hipotesis maka potensi pembelajaran akan terbatas dan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi juga akan terbatas. Aktivias kunci yang menjadi ciri pembelajaran induksi adalah mengumpulkan dan menyaring informasi agar dapat mengkonstruksi kategori kategori atau label label. Proses ini mengharuskan siswa bergelut dengan beragam data dan berusaha memprosuksi kategori kategori dalam mengalokasikan data tersebut.

B. Tahapan Model pembelajaran induksi


menurut Joy dan Calhoun, 1998) tahapan model pembelajaran induksi antara lain:

1. mengidentifikasi masalah
kegiatan mengidentifikasi masalah meliputi 1) mengembangkan fokus dan batasan masalah 2) mengklarifikasi sasaran sasaran jangka panjang.

2. mengumpulkan, mempresentasikan dan menghitung data
meliputi kegiatan a) menghimpun dan menyajikan data awal, b)menghitung dan melabeli item item data. 

3. Menguji data
meliputi kegiatan mempelajari item item data  dan mengidentifikasi kharakteristik kharakteristik secara menyeluruh.

4. Membentuk konsep konsep dengan mengklasifikasi
meliputi kegiatan mengklasifikasi item item data dan melakukan sharing hasil, menambah data baru yang sudah ad, mengulangi klasifikasi data hingga beberapa kali

5. membuat dan menguji hipostesis
kegiatannya meliputi menguji perbedaan- perbedaan antara kategori kategori yang dibuat. mengklasifikasi kategori kategori yang dibuat mengklasifikasi kembali kategori kembali dengan menggunakan matrik dua arah.

6. mengkonsolidasi dan menstransfer
kegiatanya meliputi mencari item item data tambahan dalam materi materi sumber, mensintesis data dan membuat tulisan tentang topik pembelajaran. mengubah kategori menjadi skill, menguji dan mengkonsolidasi skil melalui praktik dan penerapan,


C. keunggulan Model pembelajaran Induksi


Keunggulan dari model pembelajaran induksi antara lain sebagai berikut.
1. Mengharuskan siswa untuk berpikir tingkat tinggi
2. mencerminkan variasi artinya tahap tahap didalamnya diajarkan dengan cara cara berbeda sehingga mendukung berbagai gaya pembelajaran yang berbeda pula
3.  Data yang diteliti dapat digunakan untuj beberapa tahun


Demikian artikel tentang model pembelajaran induktif, anda dapat mengembangkan model pembelajaran induktif di sekolah anda. Variasi dalam mengembangkan proses pembelajaran di sekolah akan sangat membantu siswa dalam menyerap materi pembelajaran.

Terimakassih

anda bisa belajar model model pembelajaran pada link di bawah ini
LihatTutupKomentar